Berita

14 Waduk Baru Senilai Rp10 Triliun Dibangun

JAKARTA, alumniITS:
Kementerian Pekerjaan Umum berencana membangun 14 waduk hingga 2014 dengan kebutuhan biaya sekitar Rp 10 triliun. Pembangunan waduk ini sangat dibutuhkan karena perubahan cuaca dan adanya aktivitas masyarakat yang membabat hutan secara ilegal. 

“Akibatnya, penampungan air di dalam tanah berkurang dan harus diatasi dengan membangun waduk. Kalau mengembalikan kondisi hutan seperti semula butuh waktu lama,” ungkap Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Mohammad Hasan  disela-sela rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, kemarin.

Dikatakan, hingga kini pihaknya telah menyelesaikan target pembangunan waduk yang ditetapkan dalam rencana strategis 2010-2014. Dalam rencana itu, target pembangunan waduk hanya sembilan buah. “Namun kami sampai saat ini sudah melebihi target itu mencapai 16 buah,” paparnya.

Direktur Irigasi dan Rawa Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Imam Agus Nugroho mengungkapkan, pada tahun ini waduk yang dibangun sebanyak tujuh buah.

Ketujuh waduk yang tengah digarap tahun ini adalah waduk Jati Gede di Sumedang, waduk Bajulmati di Banyuwangi, waduk Titab di Bali, waduk Pandan Duri di Lombok, waduk Rajui di Aceh, dan waduk Wain di Balikpapan. Dan yang sudah selesai dibangun adalah waduk Gonggang di Magetan.

Diakuinya lambannya penyelesaian waduk-waduk tersebut terkendala oleh masalah pembebasan lahan dan sosial masyarakat di sekitar waduk tersebut.

Proyek pengerjaan waduk yang belum diselesaikan tersebut akan dilanjutkan pada tahun depan. Adapun, jumlah waduk yang akan dibangun hingga dua tahun mendatang direncanakan sebanyak 14 buah waduk dengan total biaya diperkirakan kurang dari Rp 10 triliun.

Dari 14 waduk tersebut direncanakan ada satu waduk berkapasitas besar mencapai satu miliar kubik air dengan nilai proyek mencapai Rp 4 triliun, yakni waduk Jatigede.

“Kapasitasnya sebetulnya hanya 900 juta kubik air dan bisa bertambah hingga satu miliar kubik air. Pasokan air ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air baku untuk Jakarta,” tambah Imam seperti dilansir SP.com, Rabu (24/10).

Selain waduk Jati Gede yang berkapasitas besar, sambungnya, terdapat dua waduk yang juga berkapasitas besar, yakni waduk Titab di Bali dan waduk Panda Duri di Lombok.

Sedangkan waduk yang lain kapasitasnya lebih kecil, seperti waduk Bajul Mati sekitar 7,5 juta meter kubik air. “Bahkan, waduk Gonggang yang sudah selasai kapasitasnya 2 juta meter kubik air,” imbuh dia.

Sementara itu, Imam menambahkan, realisasi anggaran dari sejumlah proyek irigasi dan rawa yang dikerjakan Kementerian PU sudah mendekati Rp 2,4 triliun atau 60% dari alokasi anggaran sebesar Rp 4 triliun pada tahun ini. “Harapannya hingga akhir tahun nanti bisa mencapai 90%,” ujar dia.  (endy – [email protected])