Berita

10 Gubernur Dukung Proyek Jembatan Selat Sunda


BANTEN, alumniITS:
Sepuluh gubernur dari Pulau Sumatra mendukung pembangunan Jembatan Selat Sunda karena tidak bisa hanya bergantung pada transportasi laut.

“Dukungan bukan hanya datang dari Gubernur Banten dan Lampung, namun 10 gubernur di Sumatra juga mendukung pembangunan Jembatan Selat Sunda itu,” kata Asisten Ekonomi Pembangunan Provinsi Banten Shaleh MT di Serang, Banten, Selasa (27/11).

Shaleh mengatakan, dukungan tersebut datang karena saat ini tidak bisa bergantung kepada transportasi laut saja yang tidak bisa melayani kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian di Sumatera.

Secara adminsitrasi Pulau Sumatra terbagi menjadi sepuluh provinsi yakni Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau. “Jembatan Selat Sunda memang sangat dibutuhkan dan harus dibangun untuk mendukung perekonomian, baik di Provinsi Banten dan juga Pulau Sumatra,” ujar Shaleh seperti dilansir antara.

Pada Senin (26/11), Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan, saat ini kawasan strategis di sekitar Selat Sunda mulai disiapkan pembangunannya menjelang pembangunan Jembatan Selat Sunda yang rencananya dimulai pada 2014. “Intinya saat ini kami sedang membuat basic design dan kami sebagai sekretariat terus melakukan beberapa poin penting,” kata Hermanto.

Jembatan Selat Sunda adalah salah satu proyek besar pembuatan jembatan yang melintasi Selat Sunda sebagai penghubung antara Pulau Jawa dengan Pulau Sumatra dan proyek itu dicetuskan pada 1960 dan akan menjadi bagian dari proyek Asian Highway Network (Trans Asia Highway dan Trans Asia Railway).

Dana proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda direncanakan berasal dari pembiayaan konsorsium yang diperkirakan menelan biaya sekitar US$10 miliar atau Rp100 triliun.   (endy – [email protected])