Banner
  
Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa IKA ITS 2009 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 03 February 2009 00:55

Bagi penerima Beasiswa IKA ITS 2009, Beasiswa akan di berikan dalam bentuk pembayaran langsung SPP selama 2 semester mulai semester ini. ITS langsung akan membayarkan SPP tersebut melalui BNI. Bagi penerima beasiswa yang sudah terlanjur membayar SPP semester ini, mohon menghubungi sekretaris Pembantu Rektor III untuk proses pembayaran cash . Sedangkan SPP untuk semester depan tetap akan dibayarkan langsung ke BNI.

Sekilas tentang program beasiswa ini
Beasiswa IKA ITS 2009 merupakan program beasiswa yang di berikan oleh Ikatan Alumni ITS pada tahun 2009 bagi aktivis organisasi mahasiswa ITS yang berprestasi dan memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan dan kemajuan organisasi mahasiswa ITS.
Pada tanggal 28 Januari 2009 yang lalu, IKA ITS bekerjasama dengan Bidang III ITS (kemahasiswaan) telah mengumumkan 50 mahasiswa/mahasiswi penerima beasiswa IKA ITS "2009 Scholarship for Next Leader".

50 Mahasiswa/wi ini di pilih/di seleksi dari 208 aktivis Organisasi Mahasiswa ITS yang mengajukan permohonan bea siswa IKA ITS periode 2009 ini, rincian pemohon per Fakultas adalah sbb:

1. FMIPA = 41 orang.
2. FTI = 69 orang.
3. FTSP = 40 orang.
4. FTK = 35 orang.
5. FTIF = 12 orang.
6. Poltek = 11 orang.

Bagi Alumni ITS yang berminat untuk menjadi donatur beasiswa, silahkan klik Form Pendaftaran untuk mengisi form. Pihak Bendahara PP IKA ITS akan memproses pendaftaran dan menghubungi Anda. 

 

 

Comments (2)Add Comment
0
...
written by wow gold, June 05, 2009

welcome to wow power leveling and wow gold wow power leveling
0
...
written by wowgold, January 19, 2010
After nearly 30 years behind bars, the Turkish man who tried to assassinate Pope John Paul II walked out of a prison a free man Monday and promptly predicted the end of the wow gold . Now a gray-haired 51-year-old, Mehmet Ali Agca declared himself the "Christ eternal" and prophesied that humanity would be wiped out this century, in a statement passed out to a scrum of television cameras and waiting reporters in Ankara, the Turkish capital.

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy

Last Updated on Saturday, 28 February 2009 10:30